Untuk kesekiankalinya jajaran pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menyambangi Palu, Sulawesi Tengah, daerah yang beberapa waktu lalu diluluhlantakan oleh gempa bumi. Kehadiran IWAPI kali ini untuk memberikan pelatihan ikaboga bagi kaum perempuan di Palu.

Saat dihubungi innews dari Jakarta, Rabu (18/9/2019), Hj. Susi Andrianis, S.Sos., S.Psi., MM., mengaku ia bersama rombongan datang ke Palu dengan misi khusus memberi pelatihan guna memperlengkapi kaum perempuan sehingga memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah ekonomi keluarga.

Acara pelatihan ikaboga ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola yang didampingi oleh Asisten Deputi Partisipasi Lembaga Profesi dan Dunia Usaha Perempuan dan Anak Sri Prihatini, SH., MH.

Susi Andrianis yang juga Wakil Ketua Umum II DPP IWAPI menjelaskan, pelatihan dilaksanakan di Hunian Huntara Patobo, Palu, yang didiami sekitar 1.022 Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah total kurang lebih 5.000 orang. “Pelatihan ikaboga ini diikuti oleh 50 peserta. Mereka dilatih cara membuat makanan ringan (snack), seperti cemilan yang terbuat dari lumpia.

Ada pun tujuan diadakannya kegiatan ini, lanjut Susi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan, anak, dan keluarga di Palu pasca bencana.

Bagi IWAPI sendiri, kata Susi, ini bukan yang pertama. Bahkan, sudah sering IWAPI memberikan pelatihan kepada perempuan pelaku UMKM, baik didaerah lain maupun di Palu. “Pelatihan hari ini adalah gabungan dari berbagai lembaga untuk bersama-sama memberikan semangat dalam program ‘Pulih Palu’.

Pada kesempatan ini, DPP IWAPI serta IWAPI Provinsi Sulteng ikut berpartisipasi bahkan ikut serta peran dan kontribusinya untuk KPPA dalam rangka sinergi Pemulihan Palu Pasca Bencana bagi kesejahteraan perempuan dan anak. IWAPI bersinergi dengan lembaga lain diantaranya, IDI, PDGI, PPNI, INI, PJI, IGTKI, dan PGRI provinsi.

Susi hadir mewakili DPP IWAPI hadir bersama rombongan dari KPPA. Turut mendampingi rekan-rekan dari IWAPI DPD Sulteng. Dalam pelatihan ini, IWAPI tidak hanya melatih cara memasak beragam snack dari lumpia, tapi juga mulai dari persiapan bahan, menghitung kebutuhan bahan, kelincahan memasak, kreatif mengemas hasil produksi sampai dengan tehnik dan cara menjual atau memasarkannya.

Melalui pelatihan ini, IWAPI berharap agar tidak berhenti sampai pelatihan saja, tapi ada tindak lanjutnya. “Kiranya teman-teman yang berada di DPD Sulteng bisa membantu para penghuni Huntara pasca bencana, melakukan kreatifitas lainnya yang menghasilkan dan bisa menjadi binaan perempuan usaha. Bisa meningkatkan hasil produksinya lebih baik lagi dan dapat bekerjasama dengan instansi terkait agar para wisatawan yang datang ke Palu bisa berkunjung dan membeli hasil produksi teman-teman,” imbuh Susi. (RN)

Sumber:  http://innews.co.id/pelatihan-ikaboga-empati-dan-sinergi-iwapi-bagi-kaum-perempuan-di-palu-pasca-gempa/

h h1 h3 h4 h5 h6